CONTRIBUTOR

Lihat semua
SUCCESS & MOTIVATION
5 Langkah Jitu dan Praktis Menghadapi Bullying. Jangan Pernah Kalah dengan Para Pembully Ya!
406
Bullying saat kamu dewasa bisa jadi berbeda dengan pengalaman bullying anak-anak sekolah yang seringkali memakai kekerasan fisik untuk membully kawannya.

Budaya bullying akhir-akhir ini menjadi trend dimana-mana. Bullying tidak akan berhenti saat kamu melepas masa SMA. Banyak cerita bullying datang saat kamu mulai terjun di tempat kerja atau saat bermasyarakat.

Bullying saat kamu dewasa bisa jadi berbeda dengan pengalaman bullying anak-anak sekolah yang seringkali memakai kekerasan fisik untuk mem-bully kawannya.

Kalau kamu sudah terlanjur menjadi korban, apa saja sih yang bisa kamu lakukan untuk menghadapi bullying? Yuk disimak!

1. Pahami motif pelaku bullying

photo credit: bullying ca

Memahami motif seseorang mem-bully kamu itu penting loh. Dengan memahami motif si pelaku, kamu diharapkan nantinya bisa bijak buat mengambil keputusan jalan mana yang akan kamu gunakan untuk menghadapi masalah yang digembar-gemborkan pelaku bullying.

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah memastikan kalau kamu tidak melakukan suatu kesalahan. Pelaku bully biasanya menginginkan sesuatu darimu, biasanya kekuasaan dan kontrol atas kehidupanmu. Sedihnya, biasanya pelaku bullying memiliki satu kekurangan dalam hidupnya yang ia lampiaskan dengan mem-bully orang lain.

2. Tetap kalem dan hindari bersikap reaktif

photo credit: cha;;cinook

Si pelaku bullying akan merasa sangat senang ketika kamu marah. Pelaku bullying akan merasa dirinya lebih superior dibanding denganmu ketika kamu marah.

Salah satu aturan penting untuk menghadapi bullying adalah tetap kalem. Semakin kamu tidak reaktif, kamu akan lebih bisa menggunakan penilaianmu lebih baik untuk menangani situasi bullying. Beberapa kasus bullying mungkin memerlukan respon keras dan cepat, tetapi biasanya bullying bisa ditangani sesederhana nyuekin pelaku.

Dengan kata lain, tetap kalem saat kamu mencoba menangani situasi bullying. Pertahankan posisi superiormu dari si pelaku.

3. Pisahkan dirimu dengan si pelaku

photo credit: helpline

Sebagai orang dewasa, kamu memiliki lebih banyak kontrol untuk menghadapi bullying dibanding saat kamu masih kecil. Kamu mungkin tidak bisa “memberi tahu gurumu” saat dewasa, tetapi kamu bisa memilih dengan siapa kamu akan menghabiskan waktu di tempat kerja maupun tempat lain saat kamu menerima bullying.

Kamu tidak akan terjebak dengan si pelaku seperti ketika saat kamu bersekolah dulu. Setiap ada kesempatan untuk menghindari orang itu, ambillah kesempatan itu. Kadang cara seperti itu tidak bekerja setiap saat, tapi setidaknya kamu sudah bikin permulaan yang bagus.

4. Hindari playing victim

photo credit: quoaro

Taktik lawas tapi kadang berhasil. Jika kamu bermain menjadi korban, pelaku bullying akan lebih senang lagi mem-bully-mu karena mereka akan melihatmu sebagai orang yang lemah dan tidak berdaya. Pelaku bullying biasanya senang mencari orang yang kelihatannya potensial untuk bermain ‘drama’ dengan mereka. Kalau kamu menunjukkan aksi dan kata-kata si pelaku tak berpengaruh kepadamu, mereka akan kesal dan merasa malu.

5. Bicaralah dengan orang yang bisa membantumu

photo credit: youne

Ketika semua usahamu di atas terasa sia-sia, berbicaralah ke orang yang sekiranya dapat membantumu keluar dari situasi bullying, entah itu rekan kerjamu, pasanganmu, bahkan bosmu sekalipun, berbicaralah dengan mereka. Banyak korban bullying tak mau membicarakan pengalaman mereka dan menderita sendirian. Mereka biasanya malu, takut, dan tak berdaya oleh situasi.

BACA JUGA


Hati-Hati Kamu Bisa Terkena Gangguan Mental Akibat Social Media, Loh!

Hati-Hati Kamu Bisa Terkena Gangguan Mental Akibat Social Media, Loh!

Ketika menggunakan social media, ada baiknya untuk melakukan pembatasan pada dirimu agar tidak terjadi gangguan mental yang terlihat ...

Read more..

Menjadi korban yang diam tidak saja membahayakan kesehatan mental dan emosimu. Lebih parah, perilaku diammu saat di-bully akan membuat pelaku bullying mengulangi lagi aksinya. Percayalah, berbagai pengalaman bullying-mu bisa menguatkan kemampuanmu dalam menangani bullying. Bukan sampai hanya di situ, perlawanan terhadap bullying sekaligus bisa memberi motivasi kepada dirimu.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "5 Langkah Jitu dan Praktis Menghadapi Bullying. Jangan Pernah Kalah dengan Para Pembully Ya!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Silahkan login untuk memberi komentar