CONTRIBUTOR

Lihat semua
SUCCESS & MOTIVATION
Berbicara Seperti Profesional yang Penuh Percaya Diri, Hindari 5 Kata yang Sering Diucapkan Ini!
1.9K
Walau secara fakta yang kita ungkapkan benar adanya, namun terkadang tanpa sadar, kita melakukan hal-hal yang bisa membuat orang lain meragukan kita. Mulai dari gesture dan gerak-gerik yang terlihat tidak meyakinkan, hingga pilihan kata yang kita ucapkan.

Membuat orang lain percaya pada apa yang kita ucapkan, memang susah-susah gampang, terlebih jika kita belum memiliki reputasi yang cukup baik di mata lawan bicara. Baik dalam dunia kerja maupun bukan, saat berkomunikasi dengan orang lain, tentunya kita ingin tampil penuh percaya diri, bukan? Walau secara fakta yang kita ungkapkan benar adanya, namun terkadang tanpa sadar, kita melakukan hal-hal yang bisa membuat orang lain meragukan kita. Mulai dari gesture dan gerak-gerik yang terlihat tidak meyakinkan, hingga pilihan kata yang kita ucapkan. Nah, pernahkah kamu merasa tak cukup percaya diri saat berbicara dengan orang lain, hingga lawan bicara pun meragukanmu? Jika iya, coba ingat-ingat, jangan-jangan kamu menggunakan 5 kata di bawah ini.


1. Mungkin

photo credit: Reader's Digest

Kata mungkin selalu memiliki lebih dari satu makna, yang ternyata menunjukkan kurangnya komitmen dan tujuanmu. Saat kamu ingin mengekspresikan ketidakpastian mengenai suatu hal, alih-alih mengatakan "Aku mungkin bisa mengerjakannya" lebih baik kamu katakan "Aku akan mencoba mengerjakannya."


2. Maaf

photo credit: Reader's Digest

Tidak ada yang salah dengan penggunaan kata 'maaf', jika kamu melakukan kesalahan, meminta maaf adalah hal yang wajib kamu lakukan. Namun, pernahkah kamu menggunakan kata 'maaf' sebelum memberi informasi atau menyampaikan sesuatu, padahal kamu tak benar-benar melakukan kesalahan? Penggunaan kata 'maaf' yang berlebihan dan tidak sesuai konteks, justru akan menunjukan bahwa kamu tidak cukup percaya diri.


3. Aku bingung

photo credit: The Conversation

Jika dua kata ini kamu ucapkan, jelas kamu sedang kurang percaya diri. Jika memang kamu sedang kesulitan dalam memahami sesuatu, gantilah kata 'aku bingung' dengan mengatakan 'Aku butuh informasi lebih' atau mintalah penjelasan lawan bicaramu menjelasakan.


4. Aku rasa

Jika kamu sedang membicarakan urusan pekerjaan, menggunakan kata 'aku rasa' akan terkesan sangat subjektif. Kamu bisa langsung menyampaikan inti informasi yang ingin kamu sampaikan tanpa embel-embel frase ini.


5. Seperti yang sudah aku bilang

photo credit: Everett Herald

Frase yang satu ini justru menunjukan rasa tidak percaya dirimu loh, karena kamu seolah menekankan apa yang sudah kamu katakan. Bahkan kamu bisa memberi kesan defensif atau terlalu membela diri. Lebih baik, jelaskan apa poin yang ingin kamu sampaikan secara jelas, sehingga kamu tak perlu mengulanginya lagi.

BACA JUGA


Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri dalam Presentasi ala Miss Merry Riana

Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri dalam Presentasi ala Miss Merry Riana

Jalan menuju pengembangan diri bukanlah sebuah keajaiban. Jangan menyerah selama masih ada sesuatu yang bisa kamu lakukan. Di kala hasil ...

Read more..

Nah, itulah 5 kata dan frase yang sebaiknya kita hindari, jika tidak ingin tampak meragukan. Selamat mencoba yah!





Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Berbicara Seperti Profesional yang Penuh Percaya Diri, Hindari 5 Kata yang Sering Diucapkan Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Silahkan login untuk memberi komentar