CONTRIBUTOR

Lihat semua
SUCCESS & MOTIVATION
Film “Hangout” Tembus 2 Juta Penonton. Kamu Yang Menonton Apakah Hanya Dapat Serunya Saja Atau Dapat Pembelajaran Seperti Ini Juga?
622
Karya anak bangsa masih dicintai oleh masyarakat

Film “Hangout” Tembus 2 Juta Penonton. Kamu Yang Menonton Apakah Hanya Dapat Serunya Saja Atau Dapat Pembelajaran Seperti Ini Juga?


Film yang sedang melejit saat ini di Indonesia, film “Hangout”, dengan jumlah penonton tembus di angka 2 juta, menunjukkan bahwa karya Anak Bangsa masih dicintai oleh masyarakat. Dan, saya pun adalah salah satu yang ingin terus mengapresiasi hasil karya Anak Bangsa.

Diperankan oleh Raditya Dika, yang juga sekaligus sebagai penulis naskah, dan ditemani beberapa pemain yang namanya sudah tak asing lagi di dengar, yakni Prilly Latuconsina, Soleh Solihun, Gading Marten, Surya Saputra, Bayu Skak, Dinda Kanya Dewi, Titi Kamal dan Matias Muchus, membuat film ini lebih mudah menarik perhatian penontonnya.

Tentu, bagi yang sudah menonton film ini, punya beragam komentar tersendiri, baik komentar terhadap acting dari para pemainnya, maupun dari sisi ceritanya.

Kamu juga bebas mengomentari dan mengambil pembelajaran dari film ini.

Dari banyaknya pendapat yang bebas tak terbendung, sekali pun ini adalah film yang ber-genre Thriller-Comedy, ada 5 hal yang bisa diambil sebagai pembelajaran hidup.

1. Uang bisa membuat seseorang mengambil keputusan yang belum jelas dampaknya

photo credit: businessnewsdaily

Kondisi Raditya Dika dalam film yang sedang membutuhkan uang, membuatnya menerima undangan misterius ke sebuah pulau. Memang kejadian dalam hidup itu tak selalu dapat diduga, tapi paling tidak untuk mengambil setiap keputusan, ada baiknya kalau kamu tahu dengan jelas risiko-risiko yang akan terjadi.

2. Keadaan bisa menguasai seseorang untuk memiliki pikiran negatif

photo credit: naldzgraphics

Memang adalah hal yang wajar untuk seseorang memikirkan berbagai kemungkinan, termasuk berpikir negatif. Apalagi seperti keadaan dalam film, mengharuskan menerka-nerka siapa pembunuhnya. Bahkan, sepenggal kalimat pun bisa membuat seseorang menuduh tanpa bukti yang pasti. Apakah seseorang bisa tetap berpikir kritis dan disertai dengan bukti nyata? Belajar jadi detektif :)

3. Demi melindungi diri, secara naluriah seorang manusia bisa memunculkan dan sisi gelapnya.

photo credit: einvestigator

Dengan semakin banyaknya korban yang meninggal dalam film tersebut, membuat mereka mencurigai satu sama lain, bahkan bersiap membunuh teman demi keselamatan diri sendiri. Ya, bukan tidak mungkin itu memang terjadi dalam kehidupan nyata. Sebaik-baiknya seseorang, jika dalam keadaan tersudutkan dan membahayakan, akan berupaya melakukan perlindungan diri. Jika kamu dalam posisi seperti itu, apa yang mungkin akan kamu lakukan?

4. Dendam dan menyimpan masalah sendiri, bisa menjadi “penyakit hati” dan melakukan tindakan membahayakan

photo credit: wowamazing

Seperti dalam film tersebut dimana pelaku pembunuhan, diawali karena dendam dan menyimpan masalah seorang diri, yang tanpa mengkomunikasikan atau mengkonsultasikan kepada orang yang tepat, bisa berakibat buruk. Demikian dalam hidup ini, kamu pun perlu orang-orang yang bisa memberi masukan dan pengarahan yang tepat, misalnya mentor.

5. Warnai hidup dengan menambahkan unsur humor

photo credit: tstatic

Hidup sudah banyak permasalahan yang kian berdatangan silih berganti. Membuat masalah yang datang menjadi terlihat begitu menyeramkan. Paling tidak, miliki sisi humor, agar bisa lebih menikmati hidup ini. Jadi, sekalipun hidup memberikan tantangan dan permasalahan yang begitu berat, setidaknya tidak terlalu serius dan bisa menyebabkan stress. Seperti film ini sekalipun ber-genre thriller, tapi karena dibalut dengan comedy, saya tidak begitu ngeri menonton filmnya.

Itulah 5 pembelajaran yang bisa diambil dari film “Hangout”.

Bagaimana dengan pendapatmu terhadap film ini?

Adakah pembelajaran yang bisa diambil juga? :)


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Film “Hangout” Tembus 2 Juta Penonton. Kamu Yang Menonton Apakah Hanya Dapat Serunya Saja Atau Dapat Pembelajaran Seperti Ini Juga?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Silahkan login untuk memberi komentar