CONTRIBUTOR

Lihat semua
LIFE & HAPPINESS
Hari Ibu, Makna di Balik Konflik dan Cinta Seorang Ibu
155
Hari ibu adalah momentum terbaik mengatasi konflik antara kamu dan ibu.

Hari ibu jatuh pada tanggal 22 Desember, tepat di tanggal ini banyak remaja kekinian yang berbondong-bondong mengabadikan moment dirinya bersama ibunya. Padahal, makna sesungguhnya di hari ibu adalah waktunya kamu lebih memaknai keberadaan ibu disisimu. Ketika menyambut hari ibu dengan postingan di social media penuh cinta, namun sayangnya terkadang masih banyak di antara kalian yang memiliki konflik dengan sang ibu hingga kamu dan ibumu tidak saling menyapa lagi. Lalu sebenarnya apa sih, makna dari konflik yang selalu ada antara kamu dan ibu sebagai bahasa cinta yang terkadang kamu salah artikan.

Yuk, cari tahu konflik dan cinta yang diberikan ibumu biar kamu nggak salah paham lagi.

1. Senang membandingkan namun tetap memujimu

Photo Credit : Shutterstock

Pernah dengarkan ketika ibumu selalu membanggakan anak tetanga sebelah. Rasanya saat itu berdebat dengan ibumu adalah hal yang tidak wajar. Ingat, sebenarnya ibumu hanya memberikan motivasi yang kurang tepat untuk dipahami oleh anaknya. Tetapi semua ibu sama, sama-sama membandingkan anaknya namun tetap membelamu ketika di depan publik. Jadi, jangan pernah mengajak ibumu berdebat hanya karena masalah ini, yah. Karena setiap ibu sama, mereka hanya mampu mengekspresikan perasaannya dengan membagi konflik namun diam-diam, dia tetap mencintaimu apa adanya loh.

2. Senang memarahimu namun menangis di belakangmu

Photo Credit : TheJournal.ie

Pernahkan kamu terlibat konflik dengan ibumu, lalu ibumu bernada tinggi dan membentakmu. Kemarahan sang ibu adalah wajar, bahkan apapun yang kamu lakukan terkadang dibarengi dengan rasa marahnya. Capek yah, tapi pada dasarnya ketika ibumu melepaskan kekesalan hingga amarahnya kepadamu, setelah itu ibumu pasti menangis karena menyesali perbuatannya denganmu. Percaya deh, semarah apapun ibumu hingga menyakiti perasaanmu, mereka hanya ingin yang terbaik untukmu.

3. Memberimu nasihat bukan mengaturmu

Photo Creidt : Wannabe Bride

Seorang ibu hanya ingin kamu tidak mengalami permasalahan dalam kehidupanmu. Bahkan mereka terlihat mengaturmu karena ternyata, ibumu tidak ingin kamu mengulangi kesalahan yang sama seperti ibumu lakukan dulu. Cara ibumu ini terkadang terkesan cerewet dan membuatmu malas untuk mendengarkan setiap kata-katanya. Bahkan anggapan masuk kuping kanan keluar kuping kiri adalah benar terjadi pada dirimu. Tetapi, hal ini wajar kok. Kelak ketika kamu menjadi seorang ibu, kamu juga akan merasakan hal yang sama. Ingin membuat anaknya tidak jatuh ke lubang yang sama dan ingin membuat anaknya menjadi sempurna lebih dari dirinya.

4. Enggan mengungkapkan rasa cintanya

Photo Credit : Onlymyhealth

Jika dulu kamu dan ibumu bisa mengekspresikan perasaan kalian, dari mencium hingga memeluk. Yakin, ketika kamu sudah beranjak dewasa, kamu melakukan hal yang sama seperti dulu bersama ibumu. Ibumu memang menjadi kaku dan tidak terbiasa memanjakanmu seperti dulu. Baginya, kini mengungkapkan perasaannya seperti ketika kamu kecil adalah hal yang tidak mungkin. Semakin dewasanya kamu, membuat ibumu enggan untuk mengekpresikan perasaannya. Jadi, ketika ibumu terlihat cuek dan tidak peduli denganmu. jangan menganggapnya tidak lagi menyayangimu. Mungkin saja kini kamu sudah beranjak dewasa dan ibumu tidak ingin mempermalukan dirimu.

5. Banyak melarangmu karena takut kehilangan dirimu

Photo Credit : healthnewshub.org

Apapun yang kamu lakukan adalah hal yang paling dilarang oleh ibumu. Bahkan ketika kamu memilih seseorang yang akan menjadi pendampingmu, ibulah yang paling protektif, kenapa? Karena memang seperti itulah jiwa seorang ibu. Semua ibu akan melindungi anaknya melebihi apapun juga. Jadi, ketika ibumu melarangmu melakukan hal yang kamu sukai dan inginkan. Ingatlah, bahwa ibumu hanya ingin melindungimu seperti ibu-ibu lainnya yang takut akan kehilangan dirimu.

Jadi, manfaatkan moment hari ibu sebagai waktu mengatasi konflik yang terjadi antara kamu dan ibumu. Jangan lupa juga untuk mempelajari bahasa cinta yang ibumu berikan agar tidak terjadi konflik lagi di antara kalian.



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Hari Ibu, Makna di Balik Konflik dan Cinta Seorang Ibu". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Silahkan login untuk memberi komentar