CONTRIBUTOR

Lihat semua
SUCCESS & MOTIVATION
Kembali Kuliah Setelah Memiliki Anak? Inilah Suka Duka yang Mungkin Kamu Hadapi
786
Kuliah dan anak merupakan prioritas penting, jangan pernah takut menggapai cita-citamu ketika kamu sudah memiliki anak.

Ketika kamu menikah, bukan berarti mimpi yang kamu miliki juga akan hancur setelah pernikahan itu terjadi. Ditambah lagi, dengan hadirnya sang buah hati di dalam kehidupan pernikahanmu. Bagi ibu-ibu di luar sana, mimpi untuk menimba ilmu setinggi mungkin hanyalah kenangan setelah hadirnya anak dan suami yang membuat mereka harus lebih fokus terhadap keluarganya. Tapi, hal ini tidak berlaku untuk kamu yang masih bisa merajut mimpimu, meskipun kamu sudah memiliki anak dan suami.

Mimpi untuk mengejar cita-citamu setinggi langit, kamu dapatkan dengan menempuh pendidikan di salah satu universitas impianmu. Namun, kemampuanmu mengejar mimpi bukanlah tanpa kendala. Keberadaan anak dan suami yang harus tetap kamu prioritaskan menjadi kendala besar untukmu. Lalu apa saja suka duka yang kamu akan hadapi ketika kamu kuliah lagi setelah memiliki anak?

1. Lebih semangat

Photo Credit : Istock

Setelah memiliki anak, hal terbaik ketika kamu kuliah adalah semangat yang kamu dapatkan dari anakmu. Dengan melihatnya, kamu lebih bersemangat untuk cepat bisa menyelesaikan study-mu dan mendapatkan nilai bagus, agar bisa dengan cepat meraih impianmu. Semangat yang diberikan seorang anak melebihi semangat ketika kamu sedang merasakan jatuh cinta. Tapi ingat ya, semangat untuk kuliah boleh asal jangan sampai kamu lupa dengan prioritas utamamu yaitu anak.

2. Susah konsentrasi

Photo Credit : Shutterstock

Pernahkah kamu mengira, jika di zaman teknologi ini anak-anak sudah pandai menggunakan smartphone. Ya, akses video call yang mampu menghubungkan antara kamu dan anakmu walau jarak yang jauh, memiliki kelebihan dan kekurangannya. Kelebihan video call, bisa kamu rasakan ketika kamu merindukan anakmu di dalam kampus. Kamu bisa leluasa bertatap muka meskipun kamu sedang penuh dengan jadwal kuliahmu. Tapi jangan salah, hal ini juga mampu merusak konsentrasimu ketika anakmu dengan lihainya menelponmu ketika kamu sedang ada dosen di dalam kelas. Kamu yang sedang fokus dalam mempelajari materi, terpaksa harus keluar ruangan untuk sekadar say hello dengan anakmu.

3. Susah belajar

*hoto Credit : Goread

Sudah pasti ketika kamu kuliah lagi, anakmu yang pertama kali akan melarangmu untuk belajar. Dan juga banyak keisengan yang akan kamu hadapi ketika kamu ingin belajar di dalam rumah, seperti robeknya buku-bukumu, basahnya laptop yang secara tidak sengaja ditumpahi air oleh anakmu, keluarnya arsip dan berkas kuliahmu dari dalam tas, tangisan anakmu ketika kamu sibuk membaca buku dan masih banyak lagi lainnya. Kamu harus ekstra sabar dan curi-curi waktu untuk bisa belajar di dalam rumah. Usahakan untuk tidak belajar di depan anakmu, karena semakin kamu sibuk, keisengan anakmu semakin bertambah.

4. Sering bolos kuliah

Photo Credit : Pinterest

Ketika kamu masih gadis kamu sering membolos karena kamu malas untuk bangun pagi, beda halnya ketika kamu sudah memiliki anak. Alasan bolos terbesar adalah ketika anakmu sakit atau sekolah anakmu memanggil ibunya untuk hadir di berbagai acara. Sudah pasti seribu satu alasan yang akan kamu berikan kepada dosenmu, karena kamu tidak bisa mengutamakan pelajaranmu ketika anakmu lebih membutuhkan ibunya.

5. Waktu yang terbatas

Photo Credit : Iwatch

Kamu akan sangat terlihat seperti artis yang memiliki banyak jadwal dan selalu ditelpon berulang-ulang oleh orang yang berada di rumah. Ketika kamu masih gadis, mungkin kamu bisa hangout bersama temanmu ketika pulang kuliah. Tapi, tidak untuk sekarang ketika kamu sudah memiliki tanggung jawab sebagai ibu. Bahkan, ketika kamu masih sibuk belajar di dalam kelas, anakmu sudah sibuk menelponmu untuk cepat pulang ke rumah. Nikmatilah proses yang kamu miliki ini, bagilah waktu sebaik mungkin agar kuliah dan anakmu bisa mendapatkan waktu yang adil.

6. Istirahat yang kurang

Photo Credit : Photolia

Dari awal menjadi seorang ibu, kamu sudah tidak memiliki waktu berkualitas meskipun hanya untuk tidur. Ketika kamu sudah mau mengambil keputusan untuk kuliah lagi, kamu harus memiliki komitmen untuk tetap bisa memenuhi tanggung jawabmu sebelum kamu berangkat kuliah. Dari membersihkan rumah, pakaian, hingga menyiapkan makanan untuk anak dan suamimu. Dan yang paling penting kamu harus siaga di saat anak dan suami sedang sakit, sudah pasti waktu istirahatmu semakin berkurang. Tapi jangan patah semangat, karena hal inilah yang membuatmu semakin tertantang untuk menjadi lebih sukses.

7. Lebih dihargai oleh teman-temanmu

Photo Credit : Pinterest

Nah, ini hal paling asyik ketika kamu kuliah di saat memiliki anak. Tapi, jangan sampai kamu manfaatkan ya. Karena ketika kamu sudah memilliki anak, secara langsung teman-temanmu lebih peduli dan menghargai waktumu. Teman-temanmu juga akan selalu menolongmu ketika kamu tidak bisa masuk kuliah. Jadi, kamu tidak akan ketinggalan pelajaran ketika anakmu sedang sakit dan kamu tidak bisa hadir di dalam kelas.

BACA JUGA


5 Hal Ini Perlu Kamu Persiapkan untuk Memasuki Awal Perkuliahan

5 Hal Ini Perlu Kamu Persiapkan untuk Memasuki Awal Perkuliahan

Wajib baca bagi kamu yang baru mau menjalani masa kuliah dan mau tahu cara beradaptasi dengan mudah

Read more..

Nah bagaimana denganmu? Jangan takut dengan keberadaan anak akan menggangumu untuk kuliah dan jangan jadikan anak sebagai alasanmu untuk menyerah meraih cita-citamu. Anak harus tetap sebagai prioritas utama, tetapi mimpimu juga merupakan prioritas yang harus kamu pikirkan.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Kembali Kuliah Setelah Memiliki Anak? Inilah Suka Duka yang Mungkin Kamu Hadapi". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Silahkan login untuk memberi komentar