CONTRIBUTOR

Lihat semua
SUCCESS & MOTIVATION
Lifers or Coach?
243
This article would be explain about the difference become a lifers and coach and what is the advantage become a coach :)

Halo Semuanya, perkenalkan nama saya Bobby Natawiguna dan umur saya 18 tahun. Sekarang saya akan menjelaskan pengalaman saya menjadi seorang Assistant Coach di Life Camp Merry Riana. Pertama saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada Merry Riana dan Crew yang sudah mengizinkan saya untuk turut bergabung sebagai coach di Life Camp. Menurut saya, menjadi Assistant Coach/Coach itu tidaklah sulit, hanya dibutuhkan kemampuan bekerja keras dan memiliki pemikiran yang lebih dewasa dibandingkan dengan lifers, ibarat kita sebagai seorang pemimpin yang harus mempunyai pengalaman dan pemikiran yang lebih matang dibandingkan bawahannya.

Kesempatan kali ini saya ingin membagikan perbedaan pengalaman saya sebagai seorang lifers dan seorang coach. Menurut saya jika menjadi seorang lifers ibarat seperti kita mendengarkan orang seminar, sedangkan jika kita menjadi seorang coach, kita bisa belajar lebih banyak lagi, seperti mengatur para peserta, membangkitkan semangat peserta, belajar bertanggung jawab dan lain-lain. Di samping itu kita bisa membantu melihat terobosan-terobosan para peserta, mimpi-mimpi peserta dan banyak hal lainnya. Dan yang paling utama dalam menjadi Coach di Merry Riana Life Camp saya terjung langsung belajar public speaking di depan banyak orang sehingga saya bisa melatih mental saya di depan orang, dan mendapatkan jam terbang untuk berbicara di depan. Intinya menurut saya menjadi seorang Coach itu menyenangkan dan seru.

Selain itu, pastinya ada banyak suka dan duka di dalam menjalani tugas sebagai Coach di sini, terutama dalam menangani anak-anak yang masih kecil yang kadang suka bermain sendiri, bisa nangis dan berbagai hal lainnya. Akan tetapi disinilah bagaimana saya belajar bahwa setiap masalah itu memiliki solusi tersendiri. Anak kecil dan orang dewasa tentu memiliki sikap yang berbeda dimana jika anak kecil memerlukan perhatian khusus dan disinilah saya juga harus bisa belajar bersabar menghadapi anak-anak. Di samping itu tentu pengalaman seru juga banyak saya dapatkan disini seperti bertemu teman baru, bertukar pikiran dengan para lifers, khususnya yang seumuran dengan saya sendiri dan yang pasti setelah Life Camp berakhir membuat kita semua ingin bertemu lagi karena banyak momen-momen yang tidak bisa dilupakan, seperti cheers bareng, nyanyi bareng, dan lain-lain. Pokoknya Life Camp adalah tempat dimana kalian akan merasakan moment-moment yang tidak akan pernah dilupakan karena kalian juga akan belajar langsung melalui permainan-permainan sehingga kalian akan belajar melalui praktek-praktek dibandingkan teori-teori.

Sebagai penutup, saya ingin menyampaikan kepada para pembaca, terutama kepada orang-orang yang mungkin belum mengikuti Life Camp Academy Merry Riana ini untuk segera ikut, karena menurut saya ini adalah pengalaman yang paling berharga bagi kalian bagaimana kalian bisa termotivasi untuk menjadi orang yang sukses dalam mencapai mimpi-mimpi kalian, dan kepada para pembaca lifers, saya sangat menyarankan kalian semua untuk bisa mengikuti lagi sebagai Assistant Coach, karena disinilah kesempatan kalian untuk me-review kembali materi yang pernah disampaikan oleh Merry Riana dan disinilah kalian akan belajar public speaking setiap hari secara langsung. Kalian semua akan belajar banyak hal. See u at there!



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Lifers or Coach?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Silahkan login untuk memberi komentar