CONTRIBUTOR

Lihat semua
SUCCESS & MOTIVATION
Pengalaman pertama sebagai Assistant Coach
246
Life Camp Batch 8

Nama saya Winson Thang dari kota Surabaya, seorang Lifers dari Life Camp batch 7, Life Camp telah membantu saya untuk lebih percaya diri berbicara di depan umum, dan tidak takut untuk memperkenalkan diri dengan orang yang baru saya kenal. Secara keseluruhan saya telah menjadi orang yang lebih baik karena bantuan dari Ms. Merry Riana, para Coach, Assistant Coach, dan sesama Lifers di Life Camp. Setelah saya balik ke Surabaya, saya berpikir, "Wah, ternyata Life Camp memang seru banget! Batch depan mau ikut lagi deh sebagai Assistant Coach."

Desember ini, saya sangat bahagia dan merasa beruntung karena telah diberi kesempatan untuk mengikuti Life Camp lagi sebagai Assistant Coach. Di hari pertama, ada briefing dengan Ms. Merry Riana dan Assistant Coach lain yang juga pernah mengikuti Life Camp di batch sebelumnya. Mereka semua sangat ramah, dan beberapa langsung menjadi teman baik saya. Tugas para Assistant Coach adalah untuk menyambut Lifers dan orang tua mereka dengan senyuman yang paling ceria, dan kita harus mengantar mereka ke tempat duduk masing-masing. Saat itu saya sangat gembira, karena saya bisa berkenalan dengan Lifers kecil maupun remaja. Saya mengerti bahwa banyak Lifers yang baru datang pasti akan malu, karena itu saya harus bisa mengajak Lifers untuk ikut bersorak untuk tim kita. Jika ada yang malu berteriak, saya akan berteriak dengan keras untuk menyemangati tim kita supaya Lifers tidak malu untuk ikut bersorak sorai. Hal yang paling memuaskan adalah saat semua Lifers di tim saya kompak berteriak dan cheers bersama tanpa ada rasa malu. Jujur aja saya sendiri hampir nangis terharu melihat semua Lifers yang bersemangat dan teriak untuk tim kita.

Di dalam Life Camp batch 8, saya sebagai Assistant coach merasa bangga karena bisa melihat perkembangan setiap Lifers di kelompok saya. Sebagai contoh, ada 1 anak yang dulunya sangat diam dan tidak berani berbicara dengan orang asing, sekarang sudah bisa memulai perbincangan dengan orang yang baru dia kenal. Menurut saya, Life Camp sangat bermanfaat karena Ms. Merry Riana mengajarkan kepada kita bagaimana cara lebih percaya diri, berbicara di depan umum, mengatur uang, dan yang paling penting menyayangi orang tua kita. Anda tidak akan pernah bosan di Life Camp, karena disini kita bukan sekedar belajara, tapi juga bermain games setiap hari. Lifers bahkan akan diberi kesempatan untuk menunjukan bakat mereka di panggung saat acara MRLC Got Talent. Jika ada orang tua yang ingin melihat perubahan dalam anak mereka, maka Life Camp adalah pilihan yang tepat. Ingatlah, jika Ms. Merry Riana bisa, kalian pasti bisa!!!

Yang mau bertanya lebih detail tentang pengalaman pribadi saya sebagai Assistant Coach di Life Camp, bisa follow Instagram saya @winsonthang Saya pasti akan add kembali. Mungkin kita bisa bertemu dan lebih dekat di Life Camp batch berikutnya :)

SEE YOU SOON LIFERS!!!


BACA JUGA


Bullying Hingga Menyayat Diri dengan Pisau Cutter?

Bullying Hingga Menyayat Diri dengan Pisau Cutter?

Dari Trauma di-bully Bahkan Dengan Pisau Cutter Nekat Melukai Diri Sendiri. Sekarang Berani Tampil Percaya Diri Sebagai MC

Read more..

Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Pengalaman pertama sebagai Assistant Coach". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Silahkan login untuk memberi komentar