CONTRIBUTOR

Lihat semua
CAREER & BUSINESS
Pernah Kesal Dengan Bos Kamu? Apakah Ada Pengalaman Yang Seperti Ini?
1.6K
Bos adalah perpanjangan tangan Tuhan untuk membuka pintu rejekimu

Pernah Kesal Dengan Bos Kamu? Apakah Ada Pengalaman Yang Seperti Ini?


‘Mengeluh’ bukanlah hal yang langka untuk ditemukan. Hal ini memang nyata dan pernah dilakukan oleh siapapun.

Mengeluh banyak rupanya, mulai dari keadaan di rumah, kisah cinta, pekerjaan, termasuk soal Bos #ups

Gak apa kalau pernah mengeluh, itu hal yang manusiawi.

Demikian juga teman-teman saya yang terkadang curhat soal pekerjaan, lalu mulai menyerempet bercerita tentang Bos mereka, misalnya Bos mereka yang terlalu banyak memberi pekerjaan, sering marah-marah, tidak pernah menaikkan gaji, dan bermacam rupa cerita, selanjutnya menjadi kesal.


“Kesal! Kesal! Kesal”

“Sebal! Sebal! Sebal!”

“Mau buru-buru resign”


Begitu kata seorang teman.

Wah wah…

Sabar dulu!

Tenangkan hatimu ya…


Tidak apa kalau curhatnya ke saya, daripada ke media sosial, kan bisa terkesan menjelekkan Bos sendiri.


Kalau kamu, bagaimana?

Pernah kesal gak sama Bos kamu?

Kalau gak pernah, yakin nih? :D


Ya, apapun jawaban kamu, saya percaya!


Tapi, dibanding merasa kesal terhadap Bos kamu, lebih baik lagi kalau bisa menyadari akan hal ini.

Seorang sahabat berkata,”Bos adalah perpanjangan tangan Tuhan untuk membuka pintu rejekimu.”

Yes, bener banget!

Kalau bukan Bos mu yang menggajimu, ya silakan buat gajimu sendiri dengan membuka usaha dan cara lainnya.


Saya juga teringat dengan sebuah kotbah dari seorang imam saat berada di tempat ibadah.

Ketika berdoa, lihatlah jari-jemarimu. Itu melambangkan orang-orang yang harus kamu bawa dalam doa.

photo credit: pendoasion

Memangnya harus?

Gak harus, kok.

Bebas, bagi yang mau saja :)


Karena, hidup di dunia tak melulu soal mendoakan diri sendiri, tapi juga mendoakan orang lain. Supaya, semoga kehidupan menjadi lebih baik lagi dan berkat lebih melimpah dariNya.

Nah, inilah makna dari jari-jemari yang melambangkan orang-orang yang harus kamu bawa dalam doa, salah satunya Bos kamu. Yang mana, ya?

1. Jari kelingking

Ukurannya yang paling kecil dari semua jari. Artinya, kamu perlu mendoakan orang-orang kecil (bukan maksudnya yang badannya kecil), tapi orang yang terpinggirkan, hidupnya kurang beruntung atau sulit, dan terabaikan.

2. Jari manis

Kalau dilihat dari posisinya saat berdoa, dibandingkan dengan jari kelingking, jari manis lebih dekat ke dada. Artinya, ya memang untuk orang-orang yang lebih dekat dengan kamu, yaitu teman-teman. Hampir setiap orang ingin hidupnya sukses. Tapi, apakah juga juga mendoakan teman-temannya supaya sama-sama sukses? :)

3. Jari tengah

Ukurannya paling tinggi dibandingkan jari lainnya. Untuk itu, memang untuk mendoakan para petinggi di Negara kita tercinta, yakni Indonesia. Supaya, mereka bisa mengemban amanah rakyat, memberikan kerja nyata dan hati mereka memanglah tulus untuk membangun Indonesia.

4. Ibu jari

Saat berdoa, posisinya paling dekat ke dada. Ya, itulah untuk orang-orang yang ada di hati kita, keluarga. Siapa saja yang ada di keluargamu, bisa kamu doakan secara khusus. Jika kamu sebagai seorang anak, ingatlah bahwa namamu selalu ada dalam doa orangtuamu. Maka kamu pun jangan lupa untuk membawa orangtuamu dalam doamu. Kalau ada kakak dan adik. Doakan mereka juga.

5. Jari telunjuk

Salah satu kegunaan telunjuk yaitu untuk menunjuk atau memberi petunjuk. Dalam hal ini juga untuk mendoakan orang-orang yang memberikan petunjuk dan berpengaruh langsung dalam hidupmu. Siapa saja mereka? Pemimpin agama atau imam, mentor, atasanmu yakni Bosmu, dan siapapun yang menurutmu memang memberikan petunjuk dan berpengaruh langsung dalam hidupmu.


Jadi, mulai saat ini doakan Bos kamu juga ya!

Kan kalau Bosmu menjadi lebih baik, perusahaannya lebih sukses, dan mudah-mudahan kamu terimbas dampak positifnya juga!

Ada “amin”? :)


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Pernah Kesal Dengan Bos Kamu? Apakah Ada Pengalaman Yang Seperti Ini?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Silahkan login untuk memberi komentar