CONTRIBUTOR

Lihat semua
SUCCESS & MOTIVATION
Resep Jitu Jadi Penulis Sukses Yang Awalnya Tidak Termotivasi, Penasaran?
621
Banyak orang ingin menjadi penulis sukses, tetapi lebih banyak lagi yang tidak termotivasi, bahkan yang sudah menjadi penullis sekalipun. Ini cara saya agar tetap termotivasi.

“Do it now. Sometimes ‘later’ becomes ‘never’.” NN

Banyak orang ingin menjadi penulis sukses, tetapi lebih banyak lagi yang tidak termotivasi, bahkan yang sudah menjadi penullis sekalipun. Setiap penulis—pemula maupun kawakan—pernah mengalaminya.

Pernahkah Anda sempat bingung dan timbul pertanyaan, “Mau menulis apa ya?”

Nah, bagaimana kita bisa membangkitkan kembali motivasi menulis di saat kita tidak termotivasi? Mari kita pakai kata MOTIVATION.

1. M-ake yourself comfortable

Photocredit: Surabaya Tribun News

Buat diri Anda sesantai mungkin. Di saat seperti ini, pikiran kita menjadi tenang dan inspirasi untuk menulis muncul. Begitu inspirasi muncul, semangat untuk menulis akan bangkit kembali. Saya bahkan pernah mendapatkan semangat untuk menulis di saat tidur.

2. O-pen your ears, your eyes, your heart

Photocredit: Shutterstock

Buka telinga, mata dan hati terhadap apa yang ada di sekeliling Anda. Saat saya membaringkan badan saya di sebuah batu di Jenolan Cave, New South Wales, tiba-tiba saja keinginan untuk menulis begitu besar sehingga saya bangkit berdiri dan merekam semau yang saya dengar, saya lihat dan saya rasakan dengan otak saya. Sesampai di Redfern, apartemen tempat saya menginap, saya langsung membuka komputer dan menuangkannya.

3. T-ype as soon as possible when your creative juices are flowing fast

Photocredit: Tempo

Saya sering melakukannya. Bahkan saat saya sedang menulis untuk tulisan tertentu, tiba-tiba saja saya diberi inspirasi untuk menulis yang lain. Saya langsung membuka window baru dan segera menuangkan apa yang ada di otak saya. Itulah sebabnya saya selalu membawa iPad saya ke mana pun saya pergi, sehingga begitu ada ide, langsung menulis intisarinya lebih dulu.

4. I-ncrease your interest in writing by reading

Photocredit: Merdeka

Saat Anda membaca karya orang lain keinginan untuk menulis karya sendiri ikut-ikutan terdongkrak. Dalam pengalaman saya, ketika saya sedang asyik membaca—koran, majalah, buku, tabloid, blog—saya bisa tiba-tiba saja terkena sengatan listrik untuk segera menulis dengan tema tertentu. Saat membaca sebuah majalah maskapai tertentu di atas pesawat, tiba-tiba muncul ide untuk menulis.

5. V-alue your intimate relationship

Photocredit: Dream

Entah berapa banyak ide tulisan yang muncul pada saat saya berdoa, bernyanyi atau berdevosi kepada Sang Khalik. Ide yang muncul biasanya luar biasa.

6. A-sk for help

Photocredit: Okezone

Setiap kali bertemu dengan penulis lain, terutama yang lebih senior ketimbang saya, saya selalu berusaha menimba pengalaman sebanyak mungkin. Hal yang sama dilakukan oleh penulis pemula kepada saya. Mereka sering konsultasi kepada saya saat hendak menulis artikel atau buku.

7. T-alk to the editor

Photocredit: Merdeka

Seringkali editor penerbitan memberikan semangat kepada kita untuk menulis tema-tema tertentu. Karena setiap hari bergumul dengan naskah, dia pasti tahu naskah apa yang sedang naik daun dan banyak dibutuhkan. Karena tergabung dalam situs kepenulisan dan grup WA sesama penulis, saya sering mendapatkan ide dari teman-teman. Saya pun sering memberikan ide yang tidak bisa saya garap kepada teman-teman baik di grup maupun japri.

8. I-magine your books on best-seller lists

Photocredit: Vemale

Stephen R. Covey sering berkata, “Begin with the end in mind.” Bayangkan bahwa buku-buku Anda ada di deretan buku laris. Hal ini akan memompa semangat Anda untuk kembali mengerjakan proyek Anda. Begitu saya ditelpon penerbit besar di tanah air yang mengabarkan bahwa buku saya masuk best-seller, semangat saya untuk menulis lebih menggebu lagi.

9. O-cupy your leisure time with positive activities

Photocredit: GayaTempo

Saya senang mengisi liburan saya dengan aktivitas memperluas wawasan saya. Saya senang mengunjungi tempat-tempat menarik yang belum pernah saya kunjungi. Biasanya, sepulangnya dari tempat-tempat semacam itu, semangat saya untuk menulis bangkit kembali. Untuk aktivitas yang terakhir ini, saya mendapatkan double blessings. Pertama, saya memang suka travelling. Kedua, hasil bepergian itu bisa menjadi tulisan yang bermanfaat bagi orang lain.

10. N-od your head to new ideas, even the crazy ones

Photocredit: Kompas

Anda pernah mendengar tentang Herman Boerhaave. Dokter dan theolog Belanda ini dikenal dengan buku berjudul Elemante Chemiae (Elements of Chemistry). Sebelum meninggalkan dunia untuk selama-lamanya pada tahun 1738, ahli botani ini meninggalkan warisan sebuah buku berjudul The Onliest and The Deepest Secrets of The Medical Art (Rahasia Paling Mendalam dan Satu-satunya dalam Seni Pengobatan). Buku setebal 100 halaman ini disegel, sehingga tidak seorang pun yang pernah membacanya. Saat dilelang, buku ini terjual seharga $ 20,000. Sesampai di rumah, pemenang lelang itu ingin segera membuka buku itu dan terkejut karena mulai halaman 1-99 kosong. Pada halaman 100 ada tulisan satu kalimat: “Jaga diri tetap tenang, jaga kaki tetap hangat dan Anda akan membuat dokter terbaik pun menjadi miskin.” Hal yang sama dilakukan oleh Rowan Atkinson. Pemeran Mister Bean itu bahkan menjadikan buku hariannya sebagai tempat curhat yang sangat bermanfaat. Saat berjalan-jalan di London Court, saya berhasil menemukan buku ini di sebuah lapak used book.


BACA JUGA


Jadi Pemimpi itu Salah? 5 Hal ini Membuktikan Kalian Harus Punya Mimpi

Jadi Pemimpi itu Salah? 5 Hal ini Membuktikan Kalian Harus Punya Mimpi

"Pemimpi? Paling cuma males - malesan di kamar dan menunggu mujizat datang." Itulah statement yang sering muncul saat masyarakat mendengar ...

Read more..

DO THE BEST AND GOD WILL TAKE THE REST!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Resep Jitu Jadi Penulis Sukses Yang Awalnya Tidak Termotivasi, Penasaran?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Silahkan login untuk memberi komentar