CONTRIBUTOR

Lihat semua
LIFE & HAPPINESS
Suguhan Lebaran: Pahami Dulu Sejarahnya, Baru Boleh Ketagihan!
1.2K
Tak hanya nikmat, suguhan Lebaran juga punya sejarah yang panjang.

Apa definisi bahagia menurut kamu? Bahagia menurut kami adalah dapat berkumpul di hari Lebaran bersama orang-orang tersayang. Eits, jangan baper dulu mendengar kata Lebaran. Selain bermakna kemenangan, Lebaran bisa berarti lebar-an atau bertambah melar akibat kalap melahap aneka suguhan. Nah, sebelum kamu ketagihan, simak yuk sejarahnya!

1. Nastar

Blueberry Pie ala Eropa yang menjadi cikal bakal Nastar. Photo Credit: Food Network

Kata nastar berasal dari bahasa Belanda "ananas" atau nanas dan "taart" atau tart yang berarti Tart Nanas—sebuah manifestasi kerinduan dan rasa ngidam orang-orang Belanda pada kue pie atau taart Eropa yang berisi selai blueberry dan apel. Karena susah mendapatkan blueberry dan apel di Indonesia pada masa penjajahan, maka nanas dipilih sebagai buah pengganti. Bentuk nastar lebih kecil bila dibandingkan pie atau taart Eropa. Belum diketahui siapakah yang pertama kali mencetuskan resep pembuatan nastar.

2. Kastengel

Panjang dan gurih, Kastengel asli Belanda. Photo Credit: Ouders van Nu

Adonan kastengel mirip dengan adonan nastar, bedanya kastengel berisi keju melimpah yang konon lebih enak bila menggunakan keju tua atau keju ayam asli Belanda. Karena sangat identik dengan taburan keju, maka ditemukan kata "kaas" dan "stengels" yang berasal dari bahasa Belanda. Kaas artinya keju dan stengels artinya batangan—maka jadilah kastengel yang berarti keju batangan. Di Belanda, kastengel tidak sependek di Indonesia. Panjangnya bisa mencapai 30 centimeter. Resep kastengel pertama kali dikenalkan oleh nyonya-nyonya Belanda di masa kolonial.

3. Lidah Kucing

Katte Tong. Photo Credit: Brunch-n-Bites

Senada dengan nastar dan kastengel, lidah kucing ternyata juga berasal dari Belanda. Resepnya dibawa masuk ke Indonesia pada masa kolonial dan dinamakan “Katte Tong” atau “Cat Tongue” yang artinya Lidah Kucing. Di Filipina, kue ini dikenal dengan nama Lengua de Gato.

4. Madu Mongso

Photo Credit: Makanan Daerah Indonesia

Menurut salah satu sumber, suguhan ini sudah ada sejak zaman kerajaan di daerah Solo dan sekitarnya. Karena dibuat secara khusus saat Lebaran, maka dinamakan “Madu Mongso” yang berarti manis bagaikan madu dan dibuat pada mongso (waktu) Lebaran. Dahulu, hampir setiap rumah menyuguhkan madu mongso kala Lebaran. Rasanya yang manis dan lengket identik dengan suasana Ramadan yang dianjurkan mengkonsumsi makanan manis dan menjadi simbol melekatkan silaturahmi di hari nan fitri.

5. Tape Ketan

Photo Credit: Resep dan Masakan

Belum ada bukti literatur menjelaskan asal mula kudapan tape ketan, namun menurut para leluhur, tape ketan juga simbol dari manisnya saling memaafkan dan berkumpul di hari kemenangan.

6. Kembang Goyang

Hiasan kembang goyang untuk pengantin Jawa. Photo Credit: Gsumariyono's Weblog

Rasanya gurih dan renyah, cocok disuguhkan untuk tamu pada saat Lebaran atau hajatan pernikahan. Di Sumatera dikenal dengan nama kue kembang loyang atau kue loyang, sementara di Bali biasa digunakan sebagai salah satu isi sesaji dalam ritual dan hari raya agama Hindu. Disebut kembang goyang karena bentuknya menyerupai kelopak bunga atau kembang, dan proses membuatnya digoyang-goyang hingga adonan terlepas dari cetakan. Kue kembang goyang sangat cantik jika disuguhkan dalam toples bening layaknya kembang yang sedang mekar. Selain itu, kembang goyang juga merupakan sejenis perhiasan di rambut atau sanggul pengantin wanita Jawa yang dapat bergoyang-goyang.

7. Rengginang

Photo Credit: Resep Terupdate

Rengginang mulanya berasal dari nasi sisa yang tidak dimakan, dijemur, lalu digoreng menjadi cemilan atau teman bercengkrama. Kini rengginang sudah banyak dimodifikasi dengan menggunakan bahan yang lebih berkualitas dan diberi bumbu aneka rasa. Untuk melengkapi keceriaan Lebaran, rengginang cocok disuguhkan.

BACA JUGA


Tipe-tipe Anak Gaul Saat Merayakan Lebaran. Kamu yang Mana?

Tipe-tipe Anak Gaul Saat Merayakan Lebaran. Kamu yang Mana?

Lebaran atau Idul Fitri adalah momen berkumpul bersama keluarga, menikmati hidangan istimewa dan berbagi bahagia. Seperti apa tipe anak gaul ...

Read more..

Nah, kini kamu sudah tahu sejarahnya, bukan? Selamat menikmati suguhan Lebaran!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Suguhan Lebaran: Pahami Dulu Sejarahnya, Baru Boleh Ketagihan!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Silahkan login untuk memberi komentar